Sampai Bandung disambut Hujan

Sudah hampir dua bulan di rumah menyendiri dalam keramaian, kegiatan paling kalo punya uang pergi ke warung mang aep untuk memesan kopi indocafe dan sebungkus rokok surya.

Namun salah satu dosen penguji skripsi ingin bertemu untuk saya bisa mendapatkan secarik tanda tangan, sebenarnya bisa dikirim lewat pesan singkat namun apalah daya jika itu keputusannya.

Minggu pagi ini bangun jam tujuh karena semalam tidur jam duabelas malam biasanya bisa tidur menjelang subuh, melihat jam masih pukul tujuh dan cuaca hari ini mendung.

Bersiap-siap karena rencana hari ini mau berangkat ke Bandung, tapi suara geluduk sudah nyaring siang ini, seperti bisa curah hujan di kampung halaman sangat jarang hanya ada suara geluduk.

Berangkat menjelang siang menuju sore, sampai ke bandung magrib, turun dari mobil langsung disambut hujan, malam tiba cuaca semakin dingin belum beradaptasi dengan cuaca yang dingin sudah terbiasa dengan cuaca panas.

Selamat malam kota Bandung yang penuh dengan kenangan, semoga hari mu menyenangkan.

WilFauzy

Artikel pilihan dari dapur redaksi

Bandung, Indonesia